Blogger Template by Blogcrowds

.

:: WELCOME To ♥HSI♥ ::

Magic Without Limit Of Time And Space Will Become True With Our Imagination




DRACO DORMIENS NUNQUAM TITILANDUS!

Aula Besar HSI

Aula Besar HSI
Selamat datang di ♥HSI♥, Perhatikan langkah kalian bila menginjak tangga-tangga jebakan, beberapa patung Baju zirah bisa menyesatkan, beberapa Hantu Bisa menjadi sahabat, jangan percaya pada lukisan kesatria Sinting dan jangan berdiri terlalu dekat di tepi danau atau tepi Hutan terlarang, dan selalu perhatikan Cuaca yang mungkin Pada musim ini Agak berangin,

Geomansi

Geomansi

A system of divination that employs the scattering of pebbles, grains of sand, or seeds on the earth and then the interpretation of their shape and position. Sistem peramalan yang menggunakan hamburan kerikil, butiran-butiran pasir, atau biji-bijian di bumi dan kemudian penafsiran bentuk dan posisi mereka. The occultist Agrippa later developed a method of making marks on the earth with a stick, (currently the method is also used by making marks on paper with a pencil or pen) and then interpreting them. The okultis Agripa kemudian dikembangkan sebuah metode untuk membuat tanda di bumi dengan tongkat, (saat ini metode juga digunakan dengan membuat tanda di atas kertas dengan pensil atau pena) dan kemudian menginterpretasikannya. The interpretation is partly intuitive and partly by means of a system of positions reminiscent of I Chang hexagrams. Interpretasi sebagian intuitif dan sebagian dengan cara sistem mengingatkan posisi Chang I hexagrams.

The term "Geomancy" is also applied to the Chinese practice of feng-shui (wind and water), and was employed by 19th century writers to translate feng-shui . Istilah "geomansi" juga diterapkan pada praktik Cina feng-shui (angin dan air), dan dipekerjakan oleh para penulis abad ke-19 untuk menerjemahkan feng-shui. This Chinese art is concerned with the relationships between human beings and the subtle energies of nature. Seni Cina ini berkaitan dengan hubungan antara manusia dan energi-energi halus alam. In classical Chinese sources, the term ti li (land positions) was likewise used, another related term is kan tu (cover and support) which has special reference to the relationships between heaven and earth. Dalam sumber-sumber Cina klasik, istilah ti li (posisi tanah) adalah juga digunakan, adalah istilah terkait lain kan tu (cover dan dukungan) yang khusus mengacu pada hubungan antara langit dan bumi.

Feng-shui and ti li are concerned with the "dragon lines" or the subtle energies of the earth particularly in relation to the setting of buildings, and the interaction between human life and earth currents. Feng-shui experts would determine the most advantageous locations for roads, bridges, canals, wells and mines in relationship to earth energies. Sites of graves were also an important consideration. Feng-shui dan ti li prihatin dengan "garis naga" atau energi-energi halus di bumi terutama dalam kaitannya dengan latar gedung-gedung, dan interaksi antara kehidupan manusia dan bumi arus. Feng-shui ahli akan menentukan lokasi yang paling menguntungkan untuk jalan, jembatan, kanal, sumur dan tambang dalam hubungan dengan energi bumi. Situs kuburan juga suatu pertimbangan penting. Often bodies were not buried until the proper burial site was determined; sometimes bodies were unearthed and reburied. Sering mayat tidak dikubur sampai situs pemakaman yang layak ditentukan kadang-kadang mayat-mayat itu digali dan reburied.

It seems apparent that the Western form of geomancy originates from feng-shui since the position of pebbles, sand, or seeds has something in common with the acupuncture pressure points on the "body" of nature and its energies. Tampaknya jelas bahwa bentuk geomansi Barat berasal dari feng-shui sejak posisi kerikil, pasir, atau biji memiliki sesuatu kesamaan dengan tekanan akupunktur titik pada "tubuh" alam dan energi. Likewise, the Chinese concepts of subtle earth energies parallel Western concepts of ley lines and dowsing . AGH Demikian pula, konsep Cina energi bumi yang halus paralel konsep Barat ley garis dan dowsing.

By :Prof.Claudya Inge Sidharta

0 Comments:

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

RAMALAN - - JODOH - -